Ruang untuk rasa ingin tahu.Baca, pahami, temukan perspektif.
Teknologi

Perbaikan Foto Penulis, Related Posts, Tombol Berbagi

Lalu Abd. RahmanTerbit Bacaan pilihanBelum ada komentar

Foto penulis hilang itu prioritas karena mungkin efek samping pembuangan AMP — saya cek dulu apakah benar editan fase 1 yang menyebabkannya. Markup avatar-nya sehat (.im.lazy + data-style, persis seperti sebelum AMP dibuang — jadi pembuangan AMP tidak merusaknya). Lihat bagaimana bio penulis dirakit & di-CSS, dan ke mana post-authorImage dipanggil. Sekarang jelas strukturnya. Cek CSS bio penulis (.admPs/.admIm/.im) untuk tahu kenapa avatar tak tampak, lalu putuskan apakah ini regresi loader saya atau hal lain. Avatar-nya secara teknis benar. Yang penting: loader baru berjalan lebih awal dari defer.js (yang menunggu event load), jadi pembuangan defer.js bukan penyebabnya. Foto avatar 34px yang di-lazy-load itu rapuh & tak ada gunanya (ukurannya kecil, di atas lipatan). Sebelum memutuskan, saya lihat markup tombol berbagi dan setup label related posts. Saya dapat semua titiknya. Tombol berbagi: Twitter pakai endpoint lama twitter.com/share + ikon burung (sudah jadi X), WhatsApp/Twitter tidak menyertakan judul. Related posts: skrip Taufik Nurrohman mengambil indeks acak dalam label — itu sebabnya "tidak akurat". Saya lihat blok lengkapnya:Diagnosis lengkap, semua titik ketemu. Tiga akar masalahnya:

Avatar: di-lazy-load padahal cuma 34px di atas lipatan — rapuh & tanpa manfaat. Tombol berbagi: Twitter pakai endpoint lama twitter.com/share + ikon burung (kini X), dan WhatsApp/Twitter tak menyertakan judul. Related posts: mesin Taufik Nurrohman mengambil indeks acak dalam label (itulah "tidak akurat") via JSONP usang, dan tak mengecualikan postingan saat ini.

Saya perbaiki ketiganya. Avatar dibuat eager (langsung tampil), ikon Twitter→X, share menyertakan judul + WhatsApp pakai wa.me, dan mesin related posts diganti versinya berbasis fetch same-origin yang mengambil postingan terbaru di label yang sama dan membuang postingan aktif. Validasi struktur + verifikasi ketiga perbaikan:Semua bersih dan struktur valid (exit 0, nol error selain warning fb: bawaan). Saya cek sekilas hasil avatar-nya valid, lalu finalkan. Ketiganya beres, struktur tetap valid.

Avatar penulis — dibuat eager. Avatar bio sekarang dirender langsung lewat background-image statis, bukan lewat lazy-loader (lazy-load untuk ikon 34px di atas lipatan memang sia-sia dan rapuh). Jadi kalau foto memang ada, pasti tampil. Satu catatan jujur: kalau setelah ini avatar masih kosong, penyebabnya bukan template — berarti akun "Lalu Abd. Rahman" belum punya foto profil di Google/Blogger (atau masih avatar default). Cek di Blogger → Setelan → profil pengguna; template tak bisa memunculkan foto yang tidak ada (dalam kasus itu otomatis tampil ikon orang sebagai fallback).

Tombol berbagi — dimodernkan. Ikon Twitter (burung) → logo X di kedua tempat (baris share utama + popup "+"). Endpoint diganti dari twitter.com/share lama ke twitter.com/intent/tweet dan kini menyertakan judul postingan. WhatsApp pindah ke wa.me (format resmi) dan juga menyertakan judul. Facebook/Telegram/Pinterest/LinkedIn/Line/Email tetap (masih valid).

Related posts — diganti total. Mesin lama (Taufik Nurrohman) mengambil indeks acak dalam label via JSONP — itu sumber "tidak akurat". Penggantinya berbasis fetch same-origin yang mengambil postingan terbaru di label yang sama, mengecualikan postingan yang sedang dibuka, mengamankan judul/snippet dari karakter HTML, lalu memakai loader lazy native untuk thumbnail. Markup <li>-nya identik (gaya 1–4) jadi CSS lama tetap berlaku. Kalau feed gagal diambil, widget disembunyikan rapi (tak ada UI rusak).

Dua hal saat tes: related posts paling relevan kalau postingan punya label (tanpa label, ia jatuh ke postingan terbaru se-situs); dan fetch feed ini jalan di blog live, bukan mode Preview editor Blogger — jadi tes di URL asli.

Mari berdiskusi

Tulis komentar

Bagikan pendapat Anda dengan santun dan tetap sesuai topik.

Komentar

Apa yang ingin Anda baca?

Temukan artikel berdasarkan judul dan isinya.